PPKN

Written by

in

erikut adalah rangkuman materi ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 1 SD berdasarkan Kurikulum Merdeka. Materi ini disusun untuk membantu guru dalam merencanakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi siswa.


🎯 Pendahuluan dan Tujuan Pembelajaran

Mata pelajaran PPKn di Kelas 1 bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dasar Pancasila sejak dini. Fokus pembelajarannya adalah pembentukan karakter dan perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai ketuhanan, keberagaman, gotong royong, kepatuhan pada aturan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Secara umum, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal dan memahami simbol-simbol negara seperti Bendera Merah Putih, Lagu Indonesia Raya, serta Lambang Garuda Pancasila.
  2. Menunjukkan sikap sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam lingkungan keluarga dan sekolah.
  3. Mengembangkan kebiasaan baik, seperti menjaga kebersihan diri, menghargai perbedaan, patuh aturan, serta suka bekerja sama.

📚 Daftar Materi Pokok (Unit Pembelajaran)

Berdasarkan Kurikulum Merdeka, materi PPKn Kelas 1 SD terdiri dari 5 unit yang terbagi dalam dua semester.

Berikut rincian materi per unit:

UnitJudul/TemaDeskripsi Singkat
1Aku Cinta PancasilaMengenal simbol-silat Pancasila serta makna dan bunyi dari kelima sila. Siswa juga belajar mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
2Aku Anak yang Patuh AturanMemahami pentingnya aturan di rumah dan sekolah. Siswa belajar mengidentifikasi aturan serta alasan mengapa kita harus mematuhinya.
3Ayo Memperkenalkan Diri dengan SopanBelajar tentang keberagaman karakteristik individu (agama, suku, fisik, hobi) serta pentingnya sikap saling menghormati dan toleransi.
4Aku Cinta Lingkungan SekitarFokus pada kepedulian terhadap lingkungan rumah dan sekolah. Siswa diajak untuk menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan.
5Aku Suka Bergotong RoyongMenanamkan pentingnya bekerja sama dan tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

📖 Perangkat Ajar dan Sumber Belajar

Berikut adalah beberapa perangkat ajar yang dapat diunduh dan digunakan untuk menunjang pembelajaran:

Jenis Perangkat AjarDeskripsiSumber / Tautan
Buku Guru & SiswaPanduan resmi dari Kemendikbudristek yang berisi panduan mengajar, materi, dan lembar kerja siswa.Unduh Buku Guru & Siswa Kelas 1
Modul AjarRencana pembelajaran lengkap, termasuk strategi pengajaran tematik seperti “Hidup Rukun di Rumah dan Sekolah”.Tersedia di laman guru.kemdikbud.go.id/perangkat-ajar/
Contoh: Modul Ajar Unit 5
Buku Panduan GuruBuku panduan dari Kemendikbud yang memuat 5 unit pembelajaran PPKn Kelas I.Tersedia di Perpustakaan Sekolah Athalia (ISBN: 978-602-224-297-4)
Media PPTPresentasi visual untuk menjelaskan konsep, seperti pengenalan simbol negara dan nilai-nilai Pancasila.PowerPoint Sejarah Perumusan Pancasila (Twinkl)
LKPD (Lembar Kerja)Lembar kerja untuk latihan siswa yang termuat dalam buku panduan guru.Tersedia dalam Buku Panduan Guru dan Modul Ajar.

💡 Ide Aktivitas Pembelajaran

Berikut adalah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan untuk membuat pembelajaran PPKn lebih interaktif dan bermakna:

  1. Mengenal Simbol Pancasila:
    • Aktivitas: Guru menunjukkan gambar Burung Garuda dan menjelaskan makna setiap sila. Siswa dapat mewarnai gambar Garuda atau memasangkan simbol sila dengan bunyinya.
  2. Bermain Peran (Role-Playing):
    • Aktivitas: Siswa mempraktikkan sikap sopan santun, seperti memperkenalkan diri, mengucapkan salam, atau meminta maaf.
  3. Diskusi dan Pengamatan Gambar:
    • Aktivitas: Guru menampilkan gambar suasana di rumah atau sekolah, lalu siswa diajak berdiskusi tentang aturan apa yang berlaku dan bagaimana cara mematuhinya.
  4. Proyek Kecil (Gotong Royong):
    • Aktivitas: Mengadakan kegiatan bersih-bersih kelas atau merapikan mainan bersama-sama untuk menanamkan nilai gotong royong.
  5. Bercerita:
    • Aktivitas: Siswa diajak untuk bercerita tentang pengalaman mereka membantu orang tua di rumah atau berbagi dengan teman.

📝 Contoh Formatif Assessment (Penilaian)

Penilaian dalam PPKn lebih menekankan pada pengamatan sikap dan perilaku siswa (asesmen autentik).

  • Observasi: Mengamati sikap siswa selama pembelajaran, seperti apakah mereka mau bekerja sama, menghargai teman, atau mematuhi aturan.
  • Tugas Lisan: Bertanya jawab tentang materi, misalnya “Sila pertama Pancasila berbunyi apa?” atau “Apa yang harus kamu lakukan jika melihat sampah di lantai?”.
  • Unjuk Kerja: Menilai hasil karya siswa, seperti gambar atau tulisan mereka tentang Pancasila atau aturan di rumah.
  • Refleksi: Guru dan siswa bersama-sama merefleksikan pembelajaran yang telah dilakukan.

Berikut adalah bahan ajar untuk topik Aku Cinta Pancasila pada mata pelajaran PPKn Kelas 1 SD berdasarkan Kurikulum Merdeka.


🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari topik ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Mengenal dan Memahami Simbol: Mengenal simbol-simbol Pancasila dan Lambang Negara Garuda Pancasila.
  2. Menghubungkan Simbol dan Sila: Menceritakan hubungan antara simbol-simbol Pancasila dengan sila-sila dalam Pancasila.
  3. Melafalkan dan Mengurutkan: Melafalkan serta mengurutkan simbol dan sila-sila Pancasila dengan benar.
  4. Menerapkan Nilai Pancasila: Menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga dan sekolah.

🧠 Konsep Inti Materi

Materi ini merupakan pengenalan pertama siswa terhadap dasar negara Indonesia. Pembelajaran dilakukan secara bertahap, dari hal yang paling konkret (simbol/gambar) ke makna yang lebih abstrak (nilai dan perilaku).

A. Pengertian Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Pancasila terdiri dari 5 sila yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia.

B. Bunyi dan Simbol 5 Sila Pancasila

Sila ke-Bunyi SilaSimbol/Lambang
1Ketuhanan Yang Maha EsaBintang
2Kemanusiaan yang Adil dan BeradabRantai
3Persatuan IndonesiaPohon Beringin
4Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/PerwakilanKepala Banteng
5Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat IndonesiaPadi dan Kapas

C. Makna Simbol dan Contoh Perilaku

  • Sila ke-1 (Bintang): Mengajarkan kita untuk percaya dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh perilaku: Berdoa sebelum dan sesudah belajar, menghormati teman yang berbeda agama.
  • Sila ke-2 (Rantai): Mengajarkan kita untuk saling menyayangi dan menghargai sesama manusia. Contoh perilaku: Membantu teman yang kesulitan, tidak mengejek teman.
  • Sila ke-3 (Pohon Beringin): Mengajarkan kita untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Contoh perilaku: Bermain bersama tanpa membeda-bedakan, menjaga kerukunan di kelas.
  • Sila ke-4 (Kepala Banteng): Mengajarkan kita untuk selalu bermusyawarah dalam mengambil keputusan. Contoh perilaku: Berdiskusi saat menentukan kegiatan kelas, menghargai pendapat teman.
  • Sila ke-5 (Padi dan Kapas): Mengajarkan kita untuk bersikap adil terhadap semua orang. Contoh perilaku: Mau berbagi makanan dengan teman, tidak pilih kasih.

📚 Sumber dan Perangkat Ajar

Berikut adalah berbagai perangkat ajar yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran topik ini:

Jenis Perangkat AjarDeskripsiSumber / Tautan
Buku Panduan GuruPanduan resmi dari Kemendikbudristek yang memuat tujuan, materi, kegiatan, asesmen, dan LKPD.Buku Guru PPKn Kelas 1 (Mengajar Merdeka)
Buku Guru & Siswa (Google Drive)
Modul Ajar / RPP+Rencana pembelajaran lengkap yang tersedia di Platform Merdeka Mengajar.Perangkat Ajar (guru.kemdikbud.go.id)
Modul Ajar PPKn Kelas 1 (SlideShare)
Media PPTPresentasi visual untuk memperkenalkan simbol-simbol Pancasila.PowerPoint Pancasila Fase A (Twinkl)
Media InteraktifMedia pembelajaran seperti “Harta Karun Sisil” untuk mengenal simbol sila.Dapat dikembangkan sendiri oleh guru atau dicari di repositori pendidikan.
LKPD (Lembar Kerja)Lembar kerja untuk latihan siswa, tersedia dalam Buku Panduan Guru.Tercantum dalam Buku Panduan Guru PPKn Kelas 1.

💡 Ide Aktivitas Pembelajaran

  1. Mengamati Gambar Lambang Garuda Pancasila:
    • Aktivitas: Guru menunjukkan gambar besar Lambang Garuda Pancasila. Siswa diajak mengamati dan menyebutkan simbol-simbol yang ada di dalamnya.
    • Tujuan: Mengenalkan simbol-simbol Pancasila secara visual.
  2. Mewarnai Simbol Pancasila:
    • Aktivitas: Siswa mewarnai gambar simbol-simbol Pancasila (Bintang, Rantai, Pohon Beringin, Kepala Banteng, Padi dan Kapas).
    • Tujuan: Mengenalkan bentuk dan warna simbol melalui kegiatan kreatif.
  3. Memasangkan Simbol dan Sila:
    • Aktivitas: Guru menyediakan kartu berisi gambar simbol dan kartu berisi bunyi sila. Siswa diminta memasangkan simbol dengan sila yang sesuai.
    • Tujuan: Melatih daya ingat dan pemahaman hubungan simbol dengan sila.
  4. Bermain Peran (Role-Playing):
    • Aktivitas: Siswa mempraktikkan contoh perilaku sesuai Pancasila, misalnya berdoa sebelum makan (sila ke-1) atau berbagi mainan dengan teman (sila ke-5).
    • Tujuan: Menghubungkan nilai Pancasila dengan tindakan nyata.
  5. Menyanyi Lagu Pancasila:
    • Aktivitas: Guru mengajak siswa menyanyikan lagu “Garuda Pancasila” atau lagu tentang lima sila.
    • Tujuan: Memperkuat hafalan sila-sila Pancasila dengan cara yang menyenangkan.
  6. Bercerita dari Gambar:
    • Aktivitas: Guru menunjukkan gambar anak-anak yang sedang melakukan kegiatan positif (misal: gotong royong, berdoa, bermain bersama). Siswa diajak bercerita tentang gambar tersebut dan mengaitkannya dengan sila Pancasila.
    • Tujuan: Melatih kemampuan observasi, berbicara, dan penalaran.

📝 Contoh Formatif Assessment (Penilaian)

Penilaian pada topik ini lebih menekankan pada pengamatan sikap dan pemahaman siswa (asesmen autentik).

  • Observasi: Mengamati sikap siswa selama pembelajaran, seperti apakah mereka aktif, bekerja sama, dan menunjukkan perilaku sesuai nilai Pancasila.
  • Tugas Lisan: Bertanya jawab tentang materi, misalnya “Sila pertama Pancasila berbunyi apa?” atau “Simbol sila kedua adalah apa?”.
  • Tugas Tertulis: Memberikan LKPD berisi soal memasangkan simbol dengan sila, mengurutkan sila, atau mewarnai simbol.
  • Unjuk Kerja: Menilai hasil karya siswa, seperti gambar simbol yang telah diwarnai atau penampilan mereka saat bermain peran.

erikut adalah bahan ajar untuk topik Aku Anak yang Patuh Aturan, yang merupakan Unit 2 pada mata pelajaran PPKn Kelas 1 SD berdasarkan Kurikulum Merdeka.


🎯 Tujuan Pembelajaran

Tujuan umum dari unit ini adalah membentuk peserta didik menjadi pribadi yang patuh terhadap aturan (Konstitusi dan Norma).

Tujuan khususnya adalah agar siswa mampu:

  1. Mengidentifikasi aturan yang ada di rumah dan di sekolah.
  2. Menunjukkan sikap mematuhi peraturan sebagai tanda syukur kepada Tuhan YME.
  3. Melaksanakan aturan dengan bimbingan orang tua dan guru.
  4. Menceritakan contoh sikap mematuhi dan tidak mematuhi aturan di rumah dan sekolah.
  5. Menjelaskan pendapat tentang manfaat patuh terhadap aturan.
  6. Mempraktikkan kewajiban membersihkan ruangan kelas bersama-sama.

🧠 Konsep Inti Materi

Materi ini mengajak siswa untuk memahami bahwa aturan dibuat untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan bersama.

A. Apa Itu Aturan?

Aturan adalah ketentuan, petunjuk, atau kaidah yang dibuat untuk mengatur kegiatan kita sehari-hari. Aturan harus kita taati agar hidup kita tertib dan teratur.

B. Aturan di Rumah

Aturan di rumah dibuat oleh orang tua. Tujuannya agar suasana rumah menjadi tertib dan nyaman.

Contoh aturan di rumah:

  • Berpamitan ketika keluar rumah.
  • Memberi salam ketika masuk rumah.
  • Merapikan mainan setelah selesai bermain.
  • Merapikan tempat tidur sendiri.
  • Menghormati orang tua dan kakak/adik.
  • Meletakkan sepatu di rak sepatu.

C. Aturan di Sekolah

Aturan di sekolah dibuat oleh guru. Tujuannya agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan aman dan nyaman.

Contoh aturan di sekolah:

  • Datang ke sekolah tepat waktu.
  • Memakai seragam sekolah.
  • Memberi salam ketika bertemu bapak/ibu guru.
  • Menyayangi teman dan tidak mengejek.
  • Mendengarkan orang yang sedang berbicara (guru atau teman).
  • Tidak membuat kegaduhan di kelas.
  • Menjaga kebersihan kelas (piket).
  • Tidak mencoret-coret meja dan kursi.

D. Manfaat Mematuhi Aturan

Dengan mematuhi aturan, kita akan mendapatkan banyak manfaat, seperti:

  • Lingkungan menjadi tertib dan aman.
  • Kita disayang oleh orang tua dan guru.
  • Kita menjadi anak yang bertanggung jawab.

E. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

Sebaliknya, jika kita tidak mematuhi aturan, akibatnya:

  • Lingkungan menjadi kacau dan tidak nyaman.
  • Kita bisa dimarahi atau mendapat sanksi.
  • Kita merugikan diri sendiri dan orang lain.

📚 Sumber dan Perangkat Ajar

Berikut adalah berbagai perangkat ajar yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran topik ini:

Jenis Perangkat AjarDeskripsiSumber / Tautan
Buku Guru & SiswaBuku panduan utama dari Kemendikbudristek yang memuat 5 unit PPKn Kelas 1.Google Drive (Buku Guru & Siswa)
Modul AjarRencana pembelajaran lengkap Unit 2 “Aku Anak yang Patuh Aturan”.Tersedia di guru.kemdikbud.go.id dan berbagai portal pendidikan.
LKPD (Lembar Kerja)Lembar latihan interaktif untuk siswa, tersedia untuk 4 pembelajaran.Tribunpontianak (Soal & Jawaban)
Studocu (Contoh LKPD)
Media PPTPresentasi visual untuk menjelaskan konsep aturan di rumah dan sekolah.Dapat dikembangkan sendiri oleh guru atau dicari di repositori pendidikan.
Media InteraktifPlatform kuis seperti Baamboozle atau Quizizz untuk latihan soal yang menyenangkan.Baamboozle – Aturan di Rumah & Sekolah
Quizizz – Aturan di Rumah

💡 Ide Aktivitas Pembelajaran

  1. Mengamati Gambar:
    • Aktivitas: Guru menunjukkan gambar suasana di rumah dan di sekolah. Siswa diminta mengamati dan menyebutkan aturan apa saja yang terlihat dalam gambar.
    • Tujuan: Melatih kemampuan observasi dan mengidentifikasi aturan.
  2. Bercerita (Sharing):
    • Aktivitas: Siswa diajak bercerita tentang aturan apa saja yang mereka lakukan di rumah (misalnya: membantu ibu, merapikan mainan).
    • Tujuan: Menghubungkan materi dengan pengalaman nyata siswa.
  3. Bermain Peran (Role-Playing):
    • Aktivitas: Siswa mempraktikkan contoh perilaku patuh aturan, seperti memberi salam saat masuk rumah, mengantre saat membeli makanan di kantin, atau meminta izin ketika mau meminjam barang.
    • Tujuan: Melatih perilaku baik melalui simulasi langsung.
  4. Membuat Aturan Kelas Bersama:
    • Aktivitas: Guru dan siswa berdiskusi untuk membuat kesepakatan/aturan kelas sederhana (misalnya: “Kita harus mendengarkan guru saat belajar”).
    • Tujuan: Menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap aturan.
  5. Mewarnai Gambar:
    • Aktivitas: Siswa mewarnai gambar tentang aktivitas mematuhi aturan di rumah dan di sekolah.
    • Tujuan: Mengenalkan aturan melalui kegiatan kreatif.

📝 Contoh Formatif Assessment (Penilaian)

  • Observasi: Mengamati sikap siswa selama pembelajaran, seperti apakah mereka mau mendengarkan, mengikuti instruksi, dan menunjukkan perilaku sopan.
  • Tugas Lisan: Bertanya jawab tentang materi, misalnya “Apa yang harus kamu lakukan sebelum berangkat ke sekolah?” atau “Sebutkan satu contoh aturan di rumah!”.
  • Tugas Tertulis: Memberikan LKPD berisi soal mengidentifikasi gambar aturan di rumah dan di sekolah, atau memberi tanda centang pada gambar yang menunjukkan perilaku patuh aturan.
  • Unjuk Kerja: Menilai hasil karya siswa, seperti gambar yang telah diwarnai atau penampilan mereka saat bermain peran.

Berikut adalah bahan ajar untuk topik Ayo Memperkenalkan Diri dengan Sopan pada mata pelajaran PPKn Kelas 1 SD berdasarkan Kurikulum Merdeka (Unit 3).


🎯 Tujuan Pembelajaran

Tujuan Umum: Peserta didik mampu mengenali dirinya sendiri sebagai individu, bagian dari masyarakat dan lingkungannya, serta sebagai warga negara Indonesia.

Tujuan Khusus:

  1. Mengenal Identitas Diri: Menyebutkan identitas diri (nama lengkap, nama panggilan, jenis kelamin).
  2. Menunjukkan Sikap Sopan: Mempraktikkan cara memperkenalkan diri dengan sopan dan percaya diri di depan umum.
  3. Mengenal Keberagaman: Menyebutkan dan menghargai perbedaan fisik (warna kulit, rambut) dan non-fisik (hobi, status sosial) di lingkungan sekitar.
  4. Menunjukkan Toleransi: Menunjukkan sikap menerima dan toleran terhadap keberagaman sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME.

🧠 Konsep Inti Materi

Materi ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri dan kesadaran akan keberagaman.

A. Mengenal Identitas Diri

Inilah informasi dasar tentang diri kita yang membedakan kita dengan orang lain:

  • Nama Lengkap: Nama yang tertera di akta kelahiran.
  • Nama Panggilan: Nama yang biasa digunakan sehari-hari.
  • Jenis Kelamin: Laki-laki atau Perempuan.
  • Alamat: Tempat tinggal.
  • Hobi/Kegemaran: Aktivitas yang disukai.
  • Ciri-ciri Fisik: Misalnya, warna kulit, bentuk rambut, tinggi badan.

B. Cara Memperkenalkan Diri dengan Sopan

  • Ucapkan Salam: Awali dengan “Selamat pagi” atau “Assalamu’alaikum”.
  • Sebutkan Identitas: “Perkenalkan, nama saya …”, “Saya berumur … tahun”, “Saya tinggal di …”.
  • Gunakan Bahasa yang Baik: Bicara dengan jelas, sopan, dan tidak berteriak.
  • Sikap Tubuh: Berdiri tegak, tersenyum, dan menatap orang yang diajak bicara.

C. Keberagaman dan Toleransi

  • Apa itu Keberagaman? Indonesia adalah negara yang bineka (beragam). Kita memiliki perbedaan dalam hal:
    • Suku dan Bahasa: Ada banyak suku dan bahasa daerah.
    • Agama: Ada yang beragama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dll.
    • Penampilan Fisik: Ada yang berkulit sawo matang, putih, berambut lurus, atau keriting.
  • Sikap yang Harus Ditanamkan: Meskipun berbeda, kita harus saling menghormati, tidak mengejek, dan mau berteman dengan siapa saja (toleransi).

📚 Sumber dan Perangkat Ajar

Jenis Perangkat AjarDeskripsiSumber / Tautan
Buku Guru & SiswaPanduan utama dari Kemendikbudristek untuk Unit 3.Buku Guru PPKn Kelas 1 (FlipHTML5)
Buku Guru (Salamedukasi)
Modul Ajar / RPP+Rencana pembelajaran lengkap (8 JP) dengan metode PBL.Modul Ajar (Sripoku.com)
RPP+ (Studocu)
File MateriMateri lengkap Unit 3 untuk diunduh.Link Download (Google Drive)
LKPD (Lembar Kerja)Lembar latihan untuk 4 kali pertemuan.LKPD Unit 3 (Tribunpontianak)

💡 Ide Aktivitas Pembelajaran

  1. Perkenalan Diri di Depan Kelas:
    • Aktivitas: Minta beberapa siswa maju ke depan untuk memperkenalkan diri (nama, alamat, hobi) dengan bimbingan guru.
    • Tujuan: Melatih keberanian dan keterampilan berbicara sopan.
  2. Permainan “Siapa Namamu?” (Lempar Bola):
    • Aktivitas: Guru melempar bola ke seorang siswa sambil bertanya “Siapa namamu?”. Siswa menjawab dan melempar bola ke teman lain.
    • Tujuan: Melatih pengenalan identitas secara menyenangkan.
  3. Mengamati dan Mendiskusikan Keberagaman:
    • Aktivitas: Guru menampilkan gambar anak-anak dengan berbagai ciri fisik. Diskusikan perbedaan yang terlihat.
    • Tujuan: Menumbuhkan kesadaran akan keberagaman dan sikap toleransi.
  4. Bermain Peran (Role-Playing):
    • Aktivitas: Siswa mempraktikkan cara menyapa dan memperkenalkan diri di situasi baru (misal: di taman bermain).
    • Tujuan: Menerapkan keterampilan bersosialisasi.
  5. Menyanyi Lagu “Siapa Namamu?”:
    • Aktivitas: Ajak siswa menyanyikan lagu sederhana untuk memperkenalkan nama.
    • Tujuan: Menghafal cara perkenalan dengan cara yang riang.

📝 Contoh Formatif Assessment (Penilaian)

  • Observasi: Amati keberanian, kesopanan, dan kepercayaan diri siswa saat memperkenalkan diri.
  • Tugas Lisan: Tanya jawab tentang identitas diri dan perbedaan teman.
  • Tugas Tertulis: Isi LKPD tentang identitas diri. Siswa dapat bertanya kepada orang tua untuk mengisi data.
  • Unjuk Kerja: Nilai penampilan siswa saat bermain peran atau menyanyi di depan kelas.

Berikut adalah bahan ajar untuk topik Aku Cinta Lingkungan Sekitar, yang merupakan Unit 4 pada mata pelajaran PPKn Kelas 1 SD berdasarkan Kurikulum Merdeka.


🎯 Tujuan Pembelajaran

Tujuan Umum: Peserta didik dapat menuliskan karakteristik (ciri) sederhana yang nyata dan konkret tentang tempat tinggalnya, rumah, dan lingkungan sekitarnya.

Tujuan Khusus:

  1. Mengenal Lingkungan: Mengenali ciri-ciri lingkungan di sekitar mereka dan memahami bahwa lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Mengidentifikasi Bagian Rumah: Menyebutkan dan menuliskan bagian-bagian ruangan rumah serta cara membersihkannya.
  3. Menentukan Batas Wilayah: Menyebutkan dan menggambarkan batas-batas wilayah di sekitar rumah (utara, selatan, timur, barat).
  4. Menunjukkan Sikap Peduli: Menunjukkan sikap bertanggung jawab, bersyukur, dan peduli terhadap kebersihan lingkungan rumah dan sekolah.
  5. Hidup Rukun: Menunjukkan sikap bersahabat dengan tetangga dan hidup rukun di lingkungan sekitar.

🧠 Konsep Inti Materi

Materi ini mengajak siswa untuk mengenali dan mencintai lingkungan terdekatnya, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaganya.

A. Mengenal Lingkungan Rumah dan Sekolah

  • Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, seperti rumah, sekolah, dan masyarakat.
  • Siswa diajak untuk mengamati dan mengenal bagian-bagian rumah (misalnya: ruang tamu, kamar tidur, dapur) dan lingkungan sekolah (misalnya: kelas, kantin, lapangan).

B. Menjaga Kebersihan Lingkungan

  • Di Rumah: Belajar cara membersihkan ruangan, seperti menyapu, mengepel, dan merapikan barang.
  • Di Sekolah: Mempraktikkan perilaku menjaga kebersihan, seperti membuang sampah pada tempatnya dan piket kelas.

C. Mengenal Batas Wilayah dan Arah Mata Angin

  • Siswa diperkenalkan dengan konsep batas wilayah di sekitar rumahnya, seperti nama jalan, desa, atau kecamatan.
  • Mereka juga diajarkan 4 arah mata angin utama (utara, selatan, timur, barat) untuk menunjukkan posisi rumah dan lingkungan sekitarnya.

D. Hidup Rukun dengan Tetangga

  • Menanamkan pentingnya bersikap baik dan rukun dengan tetangga sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan.
  • Siswa diajak untuk saling mengenal dan menghormati orang-orang di sekitar tempat tinggalnya.

📚 Sumber dan Perangkat Ajar

Berikut adalah berbagai perangkat ajar yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran topik ini:

Jenis Perangkat AjarDeskripsiSumber / Tautan
Buku Panduan GuruPanduan resmi dari Kemendikbudristek untuk Unit 4.Buku Pegangan Guru PPKn Kelas 1 (FlipHTML5)
Modul AjarRencana pembelajaran lengkap untuk Unit 4.Modul Ajar Unit IV (Sripoku.com)
Modul Ajar Bab 4 (tanya.wislah.com)
Media PPTPresentasi visual untuk menjelaskan konsep lingkungan.PPT Lingkungan Rumah
PPT Lingkungan Sekolah
PPT Menjaga Kebersihan
PPT Hidup Rukun
Media InteraktifPlatform kuis untuk latihan yang menyenangkan.Baamboozle – Aku Cinta Lingkungan
Perangkat PembelajaranRincian alokasi waktu dan materi (6 JP).Perangkat Pembelajaran (materidansoalpembelajaran.blogspot.com)

💡 Ide Aktivitas Pembelajaran

  1. Mengamati Lingkungan Sekolah:
    • Aktivitas: Ajak siswa berkeliling lingkungan sekolah untuk mengamati apa saja yang ada di sekitar mereka, seperti tanaman, kantin, lapangan, dan rumah warga di sekitar sekolah.
    • Tujuan: Memberikan pengalaman langsung dalam mengenali lingkungan nyata.
  2. Menggambar Denah Rumah:
    • Aktivitas: Minta siswa menggambar denah sederhana rumah mereka, lengkap dengan ruangan-ruangan di dalamnya. Mereka juga dapat menunjukkan arah mata angin di sekitar rumah.
    • Tujuan: Melatih pemahaman tentang tata ruang dan arah mata angin.
  3. Praktik Membersihkan Kelas:
    • Aktivitas: Adakan kegiatan piket atau bersih-bersih kelas secara bersama-sama. Diskusikan pentingnya menjaga kebersihan.
    • Tujuan: Menanamkan sikap tanggung jawab dan gotong royong.
  4. Bercerita tentang Tetangga:
    • Aktivitas: Siswa diajak bercerita tentang tetangga di rumahnya. Diskusikan mengapa kita harus bersikap baik dan rukun dengan tetangga.
    • Tujuan: Menumbuhkan sikap sosial dan kepedulian terhadap sesama.
  5. Membuat Karya “Lingkungan Bers

Berikut adalah bahan ajar untuk topik Aku Suka Bergotong Royong, yang merupakan Unit 5 pada mata pelajaran PPKn Kelas 1 SD berdasarkan Kurikulum Merdeka.


🎯 Tujuan Pembelajaran

Tujuan Umum:
Peserta didik diharapkan mampu menyadari pentingnya gotong royong dalam lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Tujuan Khusus:

  1. Menunjukkan sikap bersyukur kepada Tuhan YME terhadap kondisi diri.
  2. Menunjukkan sikap menerima dan berempati terhadap kondisi orang lain.
  3. Membandingkan pekerjaan rumah yang dilaksanakan sendiri dan bersama-sama.
  4. Membuat daftar tugas dan peran dalam kegiatan kelompok.
  5. Mengidentifikasi peran pribadi dan orang lain sebagai bentuk kontribusi gotong royong.

🧠 Konsep Inti Materi

A. Apa Itu Gotong Royong?

Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Kata “gotong” berarti pikul atau angkat, sedangkan “royong” berarti bersama-sama. Nilai utamanya adalah mengedepankan kepentingan umum dibandingkan kepentingan pribadi, serta tolong-menolong untuk meringankan beban orang lain.

B. Manfaat Gotong Royong

Dengan bergotong royong, kita akan mendapatkan banyak manfaat:

  • Pekerjaan terasa lebih ringan dibandingkan jika dikerjakan sendiri.
  • Mempererat hubungan antar anggota keluarga, teman, dan tetangga.
  • Menyatukan seluruh orang yang terlibat di dalamnya.
  • Pekerjaan menjadi lebih cepat selesai.

C. Contoh Gotong Royong di Rumah

  • Membersihkan rumah bersama-sama (Ayah memotong ranting, Ibu menyiram bunga, anak mencabut rumput).
  • Membereskan mainan bersama adik/kakak.
  • Mencuci piring bersama setelah makan.
  • Merapikan tempat tidur sendiri sebagai bentuk tanggung jawab.

D. Contoh Gotong Royong di Sekolah

  • Melaksanakan piket kelas bersama-sama.
  • Kerja bakti membersihkan halaman sekolah.
  • Mewarnai gambar secara berkelompok (estafet).
  • Membantu teman yang kesulitan memahami pelajaran.

E. Contoh Gotong Royong di Masyarakat

  • Kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.
  • Gotong royong membangun rumah warga.
  • Membantu tetangga yang sedang mengalami musibah.

📚 Sumber dan Perangkat Ajar

Jenis Perangkat AjarDeskripsiSumber / Tautan
Buku Panduan GuruPanduan resmi Kemendikbudristek untuk Unit V.Buku Pegangan Guru PPKn Kelas 1 (FlipHTML5)
Modul AjarRencana pembelajaran lengkap Unit 5.Download Modul (Google Drive)
Materi/RangkumanRingkasan materi untuk siswa.Rangkuman Unit V (kherysuryawan.id)
LKPD (Lembar Kerja)Lembar latihan untuk siswa.Tersedia dalam Buku Panduan Guru dan Modul Ajar.
Media Video AnimasiVideo pembelajaran tentang gotong royong.Dapat dikembangkan oleh guru atau dicari di repositori pendidikan.

💡 Ide Aktivitas Pembelajaran

Unit ini dilaksanakan dalam 4 kegiatan pembelajaran atau 8 jam pelajaran (8 x 35 menit).

Kegiatan Pembelajaran 1: Gotong Royong di Rumah

  • Aktivitas: Guru menunjukkan poster gotong royong dalam lingkungan keluarga. Guru bertanya, “Anak-anak, siapa yang suka membantu orang tua di rumah?” dan “Pekerjaan apa yang kalian lakukan untuk membantu orang tua?”
  • Tujuan: Menggambarkan peran anggota keluarga dan membandingkan pekerjaan yang dilakukan sendiri vs bersama-sama.

Kegiatan Pembelajaran 2: Gotong Royong di Sekolah

  • Aktivitas: Siswa mengidentifikasi tugas individu dalam kelompok dan belajar memanajemen kelompok.
  • Tujuan: Melatih keterampilan kepemimpinan dan kerja sama dalam kelompok.

Kegiatan Pembelajaran 3: Mengenal Berbagai Kegiatan Gotong Royong

  • Aktivitas: Guru mendeskripsikan macam-macam kegiatan gotong royong. Siswa mengidentifikasi peran dan karakteristik individu dalam berkontribusi.
  • Tujuan: Memahami bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam gotong royong.

Kegiatan Pembelajaran 4: Bercerita tentang Gotong Royong

  • Aktivitas: Siswa menceritakan peristiwa atau pengalaman tentang gotong royong di lingkungan sekitar.
  • Tujuan: Menghubungkan nilai gotong royong dengan kehidupan nyata.

Aktivitas Tambahan yang Menyenangkan:

  • Menyanyi Lagu “Gotong Royong”: Guru dan siswa menyanyikan lagu tentang gotong royong.
  • Permainan Estafet Bola: Siswa dibagi dalam kelompok dan bermain estafet bola untuk menanamkan nilai kerja sama.
  • Mewarnai Gambar Estafet: Setiap kelompok mewarnai satu gambar secara bergiliran.

📝 Contoh Formatif Assessment (Penilaian)

  • Observasi: Mengamati sikap siswa selama kegiatan kelompok, seperti kemampuan bekerja sama, menghargai teman, dan tanggung jawab.
  • Tugas Lisan: Bertanya jawab tentang contoh gotong royong di rumah dan sekolah.
  • Tugas Tertulis: Memberikan LKPD tentang contoh kegiatan gotong royong.
  • Unjuk Kerja: Menilai hasil karya atau partisipasi siswa dalam kegiatan kelompok dan presentasi.

Semoga bahan ajar ini bermanfaat untuk menanamkan nilai gotong royong sejak dini. Jika ada bagian yang ingin didiskusikan lebih lanjut, saya siap membantu.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *